Club Klasemen


Season top 10 goal scorer


Indonesian League

partner

slide

DRPD Nilai Anggaran PSIS Irrasional
03-02-2010

Semarang - DPRD Kota Semarang menilai pengajuan proposal Persatuan Sepak Bola Indonesia Semarang (PSIS) terutama untuk anggaran pembinaan dinilai terlalu besar dan tidak rasional. Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang Supriyadi, di Semarang, Rabu (3/2), mengatakan, saat ini sudah masuk tiga proposal dengan masing-masing pengajuan anggaran Rp1,5 miliar dan ada indikasi seluruh dana tersebut masuk ke PSIS.

Surpiyadi menunjukkan tiga proposal yang menyebutkan rencana kerja dan anggaran PSIS Semarang U-15, U-18, dan anggaran Pengurus cabang PSSI Tahun 2010 yang didalamnya meminta anggaran pembinaan untuk U-12.

"Saya melihatnya proposal ini kurang realistis dan kelihatannya tidak rasional. Seharusnya U-15 dan U-18 yang seharusnya untuk pengurus cabang PSSI Semarang dan bukan PSIS Semarang," katanya.

Ia menjelaskan, proposal anggaran tidak dapat diajukan melalui PSIS karena yang ada hanya PSIS senior, junior, dan profesional.  "Jadi angkanya terlalu besar. Seharusnya anggaran yang untuk U-12, U-15, dan U-18 seluruhnya melalui pengurus cabang PSSI dan tidak dibagi menjadi tiga proposal," katanya.

Dalam kesempatan terpisah, anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Anang Budi Utomo menambahkan bahwa jumlah anggaran yang diajukan untuk berbagai pos olah raga adalah sebesar Rp22 miliar.

"Dalam RAPBD 2010 diajukan anggaran Rp22 miliar untuk pembinaan seluruh cabang olah raga," kata Anang.